Ciri – Ciri Kucing Cacingan

Kucingcantik.com – Apa saja sih penyebab dan ciri-ciri kucing cacingan parah ? Penyebabnya sendiri ada banyak, seperti tungau, kutu kucing dan lain sebagainya. Sementara untuk jenis cacingnya ada beberapa yang dapat menginfeksi kucing.

Seperti Cacing hati, tambang, kremi, gelang, dan juga krim. Cacing cacing ini tidak hanya menyerang kucing dewasa, tapi juga anak kucing dan bayi kucing. Bahkan penyakit ini juga bisa menular ke manusia lho.

Jadi, sangat penting kita sebagai pemilik untuk mengetahui kapan si meong harus di obati dari infeksi cacing. Nah pada ulasan kali ini, kucingcantik.com akan mengulas informasinya secara lengkap. Yuk simak baik-baik di bawah ini ya !

A. Ciri-Ciri Kucing Cacingan

Berikut beberapa gejala atau ciri ciri kucing cacingan.

1. Lesu letih lunglai

Kucing dewasa atau anak kucing yang mengidap cacingan, biasanya akan merasa lesu serta kekurangan energi. Karenaa nutrisi ditubuhnya di serap oleh cacing tersebut.

Namun tanda-tanda lesu juga bisa berarti lain, tidak hanya terkena cacingan, melainkan penyakit lain. Kamu bisa melihat sendiri, perubahan apa saja yang membuat kucing menjadi lesu.

2. Bulu tampak kusam

Kucing yang sehat, bulunya terlihat berkilau. Tapi jika bulu si kucing tampak kusam, bisa saja sebagai pertanda kucing kita terserangan cacingan.

Cacing-cacing ini menginfeksi kucing, sehingga menyebabkan kucing mengalami dehidrasi. Dan nutrisi-nutrisi di dalam tubuh kucing sudah di serap habis oleh si cacing.

3. Perut besar

Salah satu ciri kucing cacingan adalah perutnya membesar. Ini karena adanya pembengkakan. Namun anda juga tidak mengambil 100 % itu ciri kucing cacingan. Bisa saja karena alasan lain atau penyakit lain.

Supaya nggak terjadi hal-hal yang tidak di ingingkan, sebaiknya kucing di bawah langsung ke dokter hewan.

4. Gusi terlihat tidak sehat

Kucing yang yang terinfeksi cacingan, maka gigi yang tidak sehat akan nampak berwarna merah mudah. Namun jika gusi kucing berwarna putih atau pucat, bisa jadi sebagai pertanda si kucing terinfeksi parasit.

Nah jika gusinya terlihat pucat, nggak perlu ragu-ragu lagi untuk membawa si kucing dokter hewan.

5. Menurunnya nafsu makan

Ciri ciri kucing cacingan selanjutnya adalah menurunnya nafus makan bahkan menghilang.

Kandungan cacing tinggi yang terdapat di perut kucing, bisa menghilang atau menurunkan nafsu makan si kucing itu sendiri. Ini terjadi karena sakit perut dan radang selaput di ambil oleh cacing cacing di perut kucing.

6. Kotoran kucing ada cacingnya

Kucing yang terkena cacingan bisa di lihat dari segi kotorannya. Apabila pupnya berwarna gelap, menandakan si kucing mengalami kehilangan darah di sarang cacing tambang atau di sebut dengan dinding usus.

Tapi jika kucing mengalami diare, bisa jadi hanya karena sih cacing mengambil ruang di dalam usus atau hanya mengganggu pencernaan saja.

Namun jika ada pertanda darah segar dalam kotoran dan si kucing mengalami diare selama 24 jam, sebaiknya kita bawa saja ke dokter hewan supaya mendapat penanganan.

7. Kucing muntah disertai cacing

Apabila kucing kesayangan kita mengalami muntah, perhatikan muntahannya. Sebab kemungkinan besar meong kita mengalami cacingan.

Tapi jika si kucing sering muntah dan ada cacingnya, kemungkinan sebagai gejala kucing cacingan atau terkena penyakit lain.

Cacing bisa membuat muntah si kucing, karena menyebabkan iritasi di bagian lapisan lambung atau menghalangi aliran ke perut.

B. Penyebab Kucing Cacingan

Ciri - Ciri Kucing Cacingan

Berikut beberapa penyebab yang membuat si kucing mengalami cacingan.

1. Kutu atau tungau

Karena si kucing mengkonsumsi kutu yang di dalamnya terdapat telur cacing. Dan telur ini akan menetas dalam usus kucing.

2. Infeksi

Induk kucing yang menyusui anaknya, kemunginan besar bisa menularkan infeksi. Atau bisa juga ketika perawataan.

3. Cacing dan telur kucing

Penyebab si kucing mengalami cacingan adalah masukknya telur cacing ke dalam tubuh pada saat si kucing menjilati dirinya sendiri.

Atau bisa juga telur cacing pita tertelan pada saat si kucing mengkonsumsi ikan mentah, hewan mati atau daging mentah.

Berikut di bawah beberapa jenis cacing atau spesies cacing pita :

Penyebab Kucing Cacingan

  • Dipylidium caninum : Jenis cacing pita ini menginfeksi kucing melalui kutu. Dimana kutu tersebut mempunyai larva cacing pita di dalamnya.
  • Spirometra mansonoides atau Ddibothriocephalus latus : Untuk yang ini hinggap di ikan tawar, ikan mentah maupun ular yang berasal dari dalam air.
  • Echinococcus : Jenis cacing ini menginfeksi kucing memlaui daging mentah atau daging yang sudah membusuk.
  • Taenia Taeniaeformis : Nah yang ini menular melalui makanan atau daging tidak higenis yang sudah di hinggapi oleh cacing ini.

4. Lingkungan tidak bersih

Lingkungan yang menjadi sarang kuman, khususnya cacing dapat membuat si kucing terinfeksi cacing pita jika menempatinya.

C. Cara Mengobati Kucing Cacingan

Berikut beberapa tahapan yang sebaiknya di lakukan ketika mengobati:

1. Mengetahui obat yang tepat

Jika kucing kita terinfeksi cacing tambang atau gelang. Maka obat yang tepat untuk di gunakan adalah milbemycin oxime dan pirantel palmoat.

Obat ini hanya di tujukan untuk kucing dewasa. Sedangkan anak kucing hanya menggunakan obat cacing oral.

Bila yang menginfeksi kucingmu adalah cacing pita. Maka obat yang di pakai ialah praziquantel dan epsiprantel.

Untuk obat Praziquantel bisa kalian dapatkan di apotik. Sedangkan Epsiprantel harus memakai resp dokter hewan.

2. Berikan obat dari resep dokter

Untuk mengobati kucing cacingan selanjutnya adalah dengan memberikan obat yang sudah di respkan dari dokter hewan.

Sebaiknya jangan pernah memberikan obat yang belum di resepkan oleh dokter atau obat cacing yang di jual bebas tanpa resep dokter.

Sedangkan untuk anak kucing yang terinfeksi cacingan, lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter hewan.

Dalam memberikan obat, kita juga harus tau takaran dosis yang sebaiknya di berikan. Jangan sampai melebihi, karena bisa saja berakibat buruk pada si kucing.

Berikut beberapa tips memberikan obat supaya sesuai dengan resep dokter hewan.

3. Efek samping dari obatnya

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, apabila memberikan obat cacing harus konsultasi terlebih dahulu ke dokter hewan.

Sebab jika tidak mengikuti resep dokter. Kemungkinan besar akan ada efek samping. Karena obat cacing bisa menjadi racun bagi si kucing.

Contoh efek sampingnya seperti muntah dan diare.

4. Lakukan pemeriksaan kembali

Setelah si kucing di bawah ke dokter, biasanya pihak dokter akan meminta kalian untuk membawa kembali si kuicng dalam beberapa hari kedepan.

Dokter akan memastikan kesembuhan si kucing atau menyarankan untuk menjalani pengobatan lain.

Artikel Menarik Lainnya
Ciri-ciri Kucing Demam Panas
Ciri-ciri Kucing Persia Mau Melahirkan
Ciri-ciri kucing Keracunan Tikus
Ciri-Ciri Kucing Sakit dan Cara Mengobatinya
Ciri-Ciri Kucing Sakit Mau Mati
Ciri-Ciri Kucing Cacing Gelang
Ciri-Ciri Kucing Terkena Rabies
Ciri-Ciri Kucing Lagi Stres
Ciri Ciri Kucing Keguguran di Dalam Perut

Demikian pembahasan yang kami sampaikan untuk anda mengenai ciri-ciri penyebab kucing cacingan. Semoga bermanfaat ya !

Tinggalkan komentar