Kucing Persia

Kucingcantik.com – Kucing persia adalah salah satu ras kucing terpopuler di dunia. Karena mempunyai bentuk wajah yang bulat dan imut.

Kucing ini juga memiliki sifat ramah terhadap siapapun dan bersahabat dengan pemiliknya. Tidak heran jika banyak di gemari oleh para catlovers.

Kucing persia sendiri di bagia menjadi beberapa jenis mulai dari kucing persia pesek, persia himalaya, persia peaknose, persia flatnose, mix dome, medium, dan lain sebagainya.

Perlu kalian ketahui, kucing persia sejatinya pertama kali di temukan di Persia, Iran dan di kembangkan di Amerika serta Inggris tepat setelah perang dunia kedua.

Sejarah Kucing Persia

Ada banyak cukup versi mengenai asal usul kucing yang di kenal berasal dari Persia atau Iran.

Pertama, pada tahun 1620 kucing ini di perkenalkan oleh seorang Pietro della Valle ke Italia.

Kemudian di bawah oleh seseorang bernama Nicholas Claude Fabri de Peiresc dari Turki menuju Perancis.

Untuk versi ini, bisa dibilang yang paling populer di kalangan para pecinta kucing.

Selain itu, ada juga versi yang mengatakan kalau kucing persia masih keturunan kucing Anggora Turki yang di kawinkan dengan kucing domestik biasa.

Ada juga yang berpendapat, jika kucing ini adalah hasil persilangan dengan kucing liar yang berasal dari Bumi Afrika untuk memperoleh bulu yang panjang. Tapi ya ada benarnya juga, mengingat awalnya kucing ini di kenal dengan bulu yang pendek.

Kemudian ada pula yang mengganggap kalau kucing persia sebagai kucing tertua yang masih famili kucing Felis Libyca berasal dari Afrika dan Asia.

Bahkan jauh sebelum tahun 1620 kucing persia sudah sangat terkenal di negeri asalnya yaitu Persia.

Nggak heran sih, kalau banyak orang yang berminat untuk membawa atau mengekspornya ke negeri lain.

Tentu ini tidak lepas dari bentuk fisik yang unik, lucu, dan imut yang bisa menarik perhatian banyak pecinta kucing.

Sampai pada akhirnya di Abad 19 kucing di kembangkan banyak di Bumi Eropa seperti Negara Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Kanada.

Sejak saat itu lah, kucing lucu ini sering di ikutkan untuk pameran kucing yang bergengsi di seluruh penjuru dunia.

Jenis Kucing Persia

Ngomongin kucing persia, kucing ini memiliki beragam jenis lho, mau tau apa apa jenisnya ? Yuk simak pembahasan berikut ini!

A. Kucing Persia Peaknose

Persia peaknose merupakan salah satu jenis kucing persia yang memiliki hidung terpesek diantara jenis kucing persia lainnya. Kucing ini pertama kali di temukan di Persia dan Iran.

Namun setelah itu, kucing persia peaknose di kembangkan di Amerika dan Inggris, tepatnya setelah perang dunia kedua.

Dari sekian banyaknya jenis kucing persia, kucing persia peaknose lah yang menjadi kucing terfavorit untuk di pelihara.

  • Ciri-Ciri Kucing Peaknose

Kucing ini memiliki bentuk wajah bulat, tubuh gemuk, dan hidung sangat pesek jika di bandingkan dengan jenis kucing persia lainnya.

Dengan parasnya yang lucu dan imut, membuat kucing persia peaknose kerap kali di ikut sertakan dalam kontes kucing yang di adakan oleh para pecinta kucing di dunia.

Sebenarnya kucing persia peaknose long hair merupakan sebutan untuk kucing persia yang memiliki hidung sangat pesek. Namun oleh orang-orang indonesia di sebut dengan Peaknose.

Perlu kamu ketahui, sebetulnya standar pmberian nama kucing persia pesek dapat di lihat dari bentuk wajah si kucing itu sendiri.

Kucing persia sendiri di bgai menjadi 2 tipe yakni Pekeface Persian dan Doll Face Persian.

Peke-face Persian merupakan jenis kucing yang mempunyai bentuk wajah flat dengan hidungnya yang sangat pesek dan terdapat kerutan di atas hidungnya.

Sedangkan Dool Face Persia adalah jenis kucing yang mempunyai bentuk wajah normal dengan hidung yang agak mancung.

Jadi inti dari perbandingannya terletak pada bentuk hidungnya antara pesek dan mancung.

B. Kucing Persia Medium

Persia medium merupakan ras kucing berasal dari hasil persilangan dengan kucing lainnya, salah satunya kucing lokal indonesia.

Ciri fisik dari kucing persia medium adalah mempunyai bulu panjang dan agak lebat, berkaki panjang dan sedikit lebar.

  • Ciri-Ciri Kucing Persia Medium

Berikut di bawah ini ciri-ciri kucing persia medium.

1. Bulunya cukup panjang dan lebat

Kucing persia medium mempunyai bulu yang lumayan panjang dan lebat. Meskipun tidak seperti jenis kucing persia lainnya.

2. Kakinya besar

Jika kamu perhatikan betul, maka ukuran kaki kucing persia medium lebih besar dan agak panjang loh, jika di bandingkan dengan kucing lokal atau kampung.

3. Bentuk wajah

Salah satu ciri khusus dari kucing persia medium adalah memiliki bentuk wajah agak runcing + tidak terlalu rata dan hidung tidak sepesek kucing persia murni.

4. Telinga besar dan berdekatan

Kucing persia medium memiliki ukuran telinga yang besar, lebar dan berdekatan.

C. Kucing Persia Himalaya

Jenis persia ini berasal dari hasil persilangan kucing persia dan siam. Tidak heran jika menghasilkan kucing yang unik. Anda bisa melihat sendiri dari pola warnanya yang colorpoint.

Persilangan ini, menghasilkan kucing cantik dan indah. Kamu bisa melihat sendiri dari bulunya menawan dan indah, memiliki wajah imut, dan mempunyai bentuk tubuh gemuk yang lucu.

Tidak heran jika banyak pecinta kucing yang ingin memilikinya.

Ciri khas dari kucing persia himalaya adalah bulu wajah dan ekornya berwarna gelap. Ras campuran ini sudah di kenal sejak lama, bahkan menurut penelitian sejak ratusan tahun silam.

Namun ada beberapa sumber yang mengatakan jika ras campuran ini di kenal di Eropa sekitar tahun 1950-an.

  • Ciri-Ciri Kucing Persia Himalaya

Berikut beberapa ciri-ciri kucing persia himalaya, seperti.

1. Mata

Memiliki mata berwarna biru indah yang menonjol.

2. Bentuk tubuh

Umumnya mempunyai bentuk tubuh bulat, gemuk, besar dan berkaki pendek layaknya kucing persia. Namun ada juga yang memiliki bentuk tubuh langsing, ramping, layaknya kucing siam.

3. Bulu

Mempunyai bulu yang panjang dan hampir mirip dengan kucing persia lainnya.

4. Bentuk Wajah

Bentuk wajah kucing persia himalaya sendiri di bagi menjadi 2 jenis yakni himallayan doll face dan himallayan ultra face.

Himallayan ultra face memiliki wajah sangat pesek, jika kamu liat daei samping sehingga terliat datar.

Sementara himallayan doll face mempunyai bentuk wajah lumayan pesek jika di liat dari samping.

5. Sifat

Pada dasarnya kucing ini bersifat cerdas, pendiam, setia, bersahabat, aktif bermain, ada yang bermalasan, ramah, sangat suka di belai, ada juga yang manjah.

D. Kucing Persia Flatnose

Kucing ini pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat. Kucing ini mempunyai bulu yang panjang.

Ciri fisik dari kucing persia flatnose adalah memiliki tubuh yang sedikit gemuk, lucu, unik dan cantik.

Tingkah laku dari kucing ini lucu, aktif dan senang bermain.

  • Ciri-Ciri Kucing Persia Flatnose

Berikut ini merupakan ciri-ciri kucing persia flatnose.

1. Hidung

Kucing ini memiliki hidung yang datar dengan muka. Namun hidung dari kucing persia flatnose tidak terlalu pesek seperti kucing persia peaknose.

2. Kepala

Kepala dari kucing persia flatnose sedikit terlihat kotak dan tidak bulat.

3. Bulunya

Kucing persia flatnose memiliki bulu yang panjang.

Jadi, bagi kamu yang memelihara kucing ini, harus rajin menyisir ya dan membersihkan bulunya.

4. Mata

Persia flatnose mempunyai ukuran mata kecil, bukat dan terlihat serasi dengan bentuk tubuhnya yang agak gemuk.

5. Telinga

Bagian telinga kucing ini mempunyai bentuk kecil dan meruncing. Namun jarak antara kedua sedikit berjauhan.

6. Kaki

Untuk bagian kakinya, kucing persia flatnose memiliki kaki agak pendek.

  • Sifat Kucing Persia Flatnose

Tidak heran jika banyak para pecinta kucing yang menyukai kucing ini. Pertama selain memiliki sifat yang aktif dan suka bermain.

Kucing persia flatnose memiliki tingkah lucu yang bisa menghibur pemiliknya.

Maka dari itu, kucing persia sangat recomended untuk di beli atau di adopsi jika kamu ingin memelihara sebuah kucing.

  • Perbedaan Kucing Persia Flatnose vs Peaknose

Berikut merupakan perbedaan antara kucing persia flatnose dengan peaknose.

1. Kucing persia flatnose

Kucing ini mempunyai bentuk wajah, mata dan tubuh yang bulat.

Sedangkan panjang kakinya sedang, terlalu panjang dan tidak juga terlalu pendek.

2. Kucing persia peaknose

Nah sementara kucing persia peaknose mempunyai hidung sangat pesek dan wajahnya terlihat rata.

Selain itu, kakinya pendek yang membuat kucing persia peaknose kesulitan untuk melompat jauh dan tinggi.

Cara Merawat Kucing Persia

1. Bersihkan Lingkungan

Jika kucing kamu sudah memiliki tempat khusus. Maka sebagai pemilik harus rajin menjaga kebersihan lingkungannya.

Entah menyapu, mengepel dan lain sebagainya. Intinya kandang si kucing selalu dalam keadaan bersih.

2. Sediakan Makan, Minum dan Tempatnya

Cara merawat selanjutnya adalah dengan menyiapkan tempat makan, minuman dan makanan kucing itu sendiri.

Dalam menyediakan tempat, kalau aku saranin sih jangan membeli yang terlalu cekung.

Soalnya kucing yang lidahnya tidak terlalu panjang akan kesulitan untuk menjagkau makanan atau minumannya.

3. Berikan Makanan

Supaya kucing kesayangan kamu sehat terus, tidak ada salahnya jika kamu selalu memberikan makanan kesukaannya secara teratur.

Yang pasti wajib mengandung nutrisi yang cukup. Supaya kucing kamu selalu dalam keadaan prima dan membuat bulu si kucing akan selalu terlihat indah serta mengkilap.

4. Sediakan Pasir

Jika kamu sudah menyediakan kotak yang ada pasirnya, tentu akan memudahkan si kucing ketika pup.

Untuk menjaga kebersihannya, kamu bisa membuang kotorannya beberapa hari sekali.

Kemudian seminggu sekali, kamu bisa mencuci kotaknya dan menggangti dengan pasir kucing yang baru.

5. Mandikan Kucing

Untuk menjaga kebersihan tubuh kucing, kamu bisa memandikan si kucing minimal 1 minggu sekali atau dua minggu sekali.

Dalam proses pemandian tentu kamu membutuhkan shampo khusus kucing untuk merawat bulunya.

Jika kamu ada uang lebih, aku sarankan kucing persia grooming aja di petshop terdekaat anda.

6. Pemberian Vaksin

Sebetulnya vaksin kebutuhan yang tidak terlalu penting ya. Namun untuk kucing persia kamu perlu mem-vaksin si kucing sesusi jadwal. Vaksin ini biasanya ada di tempat dokter hewan.

7. Merawat Bulu Kucing

Selain dengan mandi, untuk merawat bulu kucing kamu perlu menyisir si kucing supaya tetap bersih dan berkilau.

Dalam penyisiran bulu kucing, kamu bisa memakai sisir logam sebanyak 2 kali sehari. Sehingga bulu kucing tidak kusut dan terhindari dari kutu kucing.

Jika kamu masih pemula, bisa merawat bulu kucingnya dengan tisu bayi. Mengapa ?

Karena tisu ini membuat bulu kucing berbau wangi dan tidak membuat alergi. Karena pada dasaranya tisu bayi memiliki tekstur yang lembut.

8. Ajak Bermain

Supaya kucing kamu tetap aktif dan tidak jenuh jika kamu ada waktu luang. Tidak ada salahnya mengajak bermain.

Cara ini terbilang ampuh untuk merawat kucing persia supaya tidak setres.

9. Berikan Ruang Kosong Di Sekitar Jendela Rumah

Kenapa ? Alasannya simpel sekali, supaya si kucing bisa berjemur. Perlu kamu ketahui, berjemur bisa membantu menjaga kesehatan si kucing.

Jadi, dengan memberikan sedikit ruang kosong di sekitar jendela rumah kamu merupakan hal yang sangat tepat dalam perawat kucing.

10. Kontrol Kesehatan Kucing

Untuk menjaga kesehatan si kucing dan terhindar dari penyakit kucing. Kamu harus memeriksakan kesehatan si kucing ke klinik hewan.

Salah satu cara meningkatkan imunitas tubuh si kucin. Di perlukan yang namanya vaksin yang sudah kami singgung di atas.

Cara Merawat Anak Kucing Persia

Berikut cara merawat anak kucing persia ( kitten persia ) yang dapat kamu lakukan.

1. Jaga Kesehatan Induk Kucing

Jika kamu memiliki induknya, maka harus menjaga kesehatan induknya terlebih dahulu. Kenapa ?

Karena anak kucing persia umur 2-3 bulan ke bawah masih di menyusu kepada induknya. Jadi, ketika induknya sakit, bisa juga anaknya ikutan sakit.

Berikan asupan yang banyak mengandung nutrisi dan gizi pada si induk kucing. pastikan juga lingkungannya bersih.

2. Berikan Asupan Pada Anak Kucing Persia

Cara merawat anak kucing persia yang baru berumur 2-3bulan adalah dengan memberikan asupan yang baikseperti mengandung susu, mineral, nutrisi, gizi, vitamin dan lainnya.

Makanan – Untuk makanan yang di berikan pada anak kucing persia umur 1-3 bulan harus di perhatikan. Untuk kategori makanan yang di beri wajib kitten.

Air – Dalam pemberian minum, pastikan airnya harus bersih dan seteril. Selain itu, tempat minumnya juga harus bersih dan seteril.

Untuk penempatan harus rendah, supaya mudah di jangkau oleh kucing. Sebab jika susah di jangkau, anak kucing akan kesusahan, rewel, suka bermain air, bahkan menarik-narik tempat minum yang bisa membuat tumpah.

Susu – Anak kucing yang berusia 1-3 bulan, masih menyusui ke induknya. Jika kamu berikan susu ke anak kucing tidak masalah.

Namun akan bermasalah jika yang di berikan susu sapi. Karena bisa mencret si anak kucing.

3. Berikan Tempat Tinggal Yang Baik

Untuk menjaga kesehatan anak kucing dan induknya. Pastikan kamu memberikan tempat yang tinggal yang baik dan nyaman untuk kitten.

Selain itu, suhu di tempat tinggal juga harus hangat. Anda bisa berikan lampu, selimut supaya kesehatan mereka selalu terjaga.

Kemudian, tempat tinggal juga harus selalu dalam keadaan bersih dan seteril.

4. Berikan Ruang Gerak

Anak kucing yang baru menginjak usia 1-3 bulan, masih suka bermain dan lincah. Untuk membuat nyaman dalam bermain, kamu berikan memberikan tempat yang luas, sehingga pergerkan si kucing menjadi bebas.

5. Berikan Vaksin dan Obat

Untuk meningkatkan imunitas tubuh anak kucing, kamu bisa memberikan obat cacing atau vaksin sesuai jadwal.

Jika kamu belum tau cara memberikan vaksi pada anak kucing. Kamu bisa pergi ke klinik hewan supaya sesuai aturan dan anak kucing tidak terancam.

6. Sediakan Fasilitas Pembantu

Demi kenyamanan si anak kucing kamu memberikan Litter Tray / Box untuk tempat pip anak kucing.

Namun jangan gunakan pasir dari kebun, melainkan pakai pasir khusus yang di jual di petshop.

Jangan lupa, gunakan juga alas untuk menaruh pasir dalam Litter Tray-nya. Pastikan kamu menaruhnya di lokasi terjangkau.

Untuk menjaga kesehatan si kitte persia, kamu harus rajin dalam membersihkannya.

7. Berikan Kasih Sayang

Perawatan anak kucing terakhir yang benar adalah dengan memberikan kasih sayang, misalnya dengan mengelus si anak kucing secara lembut. Sehingga dia merasa nyaman dan mengenali pemiliknya.

Jangan lupa juga kamu memberikan mainan, misalnya bandul atau mainan khusus untuk kucing.

Makanan Kucing Persia

Berikut beberapa jenis makanan kucing persia yang sebaiknya kamu ketahui.

1. Keju

Tahukah kamu ? Jika keju menjadi salah satu jenis makanan kucing lucu ini. Wajar saja karena keju mengandung protein, vitamin B2 yang bagus untuk kebutuhan gizi si kucing.

Namun ada juga kucing maupun kucing persia yang tidak menyukai makanan ini. Intinya tergantung dari kucingnya.

Untuk kucing yang tidak cocok dengan makanan keju, biasanya akan mengalami masalah pencernaan misalnya mencret.

2. Ikan

Ikan menjadi salah satu makanan favorit kucing persia umur 2 bulan. Karena ikan banyak mengandung protein dan asam amino yang bagus untuk pertumbuhan si kucing.

Tidak hanya kucing persia, namun semua jenis kucing seperti kucing kampung atau liar juag sangat menyukai jenis makanan ini.

Namun kalian harus tau, terlalu banyak memberikan pakan ikan juga tidak baik. Jadi ada baiknya, kamu berikan makan ikan 2 kali dalam 1 minggu.

3. Daging

Pada dasarnya kucing merupakan hewan karnivora, jadi ketika di berikana makanan daging mereka akan sangat menyukainya.

Nafsu makan kucing persia kamu akan meningkat. Kamu bisa berikan irisan daging kelinci, ayam atau lainnya.

4. Makanan Basah Dan Kering di Petshop

Jika kamu mau makanan kucing yang instan dan cepat saji. Kamu bisa membelinya di petshop atau supermarket.

Namun ingat, makanan yang kamu beli hanya khsusu untuk kucing. Dan pastikan ketika kamu membeli makanan, pilihlah merk makanan yang cocok dengan kucing kamu.

A. Merk Makanan Kucing Persia

Berikut beberapa merk makan kucing persia yang bisa kamu berikan untuk kucing kamu.

1. Royal Canin

Merk makanan kucing yang kami sarankan pertama adalah royal canin. Makanan ini memiliki kualitas terbaik jika di bandingkan jenis makana kucing persia lainnya.

Soal harga, memang royal canin di bandrol dengan harga yang cukup mahal. Namun sebanding dengan kualitasnya.

Makanan ini sangat cocok untuk kucing persia yang tinggal di indonesia. Kenapa ?

Karena royal canin mengandung nutrisi dan gizi yang lengkap. Salah satu contohnya bisa membuat bulu kucing terawat dan terhindar dari kerontokan.

2. Pro Plan

Tubuh kucing kamu kurus ? Kamu bisa menggemukan kucing dengan jenis makanan pro plan.

Dengan nutrisi dan gizi yang lengkap, pro plan sangat di rekomendasikan bagi kucing yang memiliki tubuh kurus.

3. Friekies

Jika kamu mau makanan kucing dengan harga terjangkau. Namun masih memiliki kandungan nutrisi dan gizi bagus, akun sarankan pilih friekies.

Namun ada beberapa kucing yang kurang begitu menyukainya. Biasanya di tunjukkan dengan pup yang lembek. Namun kamu bisa atasi dengan salmon hairball management kok.

4. Whiskas

Jika kamu sering nonton tv, pasti pernah liat iklan berupa makanan kucing jenis whiskas.

Sebetulnya makanan ini hampir sama dengan friekies. Hanya saja whiskas memiliki tekstur yang lebih lembut.

5. Me-o

Untuk jenis makanan kucing yang satu ini, sejatinya jarang di gunakan para pecinta kucing. Karena di nilai kurang, jika harus di bandingkan dengan merk makanan kucing jenis lainnya.

Selain itu, banyak kucing yang kurang cocok dengan makanan ini. Alhasil ketika memakan me-o mengalami masalah pencernaan.

B. Cara Membuat Makanan Buatan Sendiri

Bahan.

  • Kentang 1/4 cangkir
  • Kacang polong 1/4 cangkir
  • 2 cangkir ayam tanpa tulang (ayam mati)
  • Kaldu Ayam

Cara Memasak.

  • Rebus ayam dalam suhu sedang.
  • Setelah matang, angkat dan tiriskan.
  • Potong ayam ( sudah matang ) jadi potongan kecil.
  • Masukan semua bahan di atas untuk diblender.
  • Hidangkan saat agak dingin

C. Cara Memberi Makan Kucing Persia

1. Sediakan Kotak Makan

Kamu bisa menyediakan kotak makanan yang cukup. Artinya boleh besar, namuan jangan kekecilan juga. Pastikan lidah kucing kamu bisa menjangkau makanannya.

2. Makanan Kering Atau Basah ?

Kamu bisa mencoba enak yang mana ? Jika kucing dari awal di berikan makanan kering, maka akan lebih suka makanan kering.

Namun jika dari awal di berikan makanan basah, apaila di kasih makanan kering maka tidak akan menyukainya.

3. Taruh Makanan Di Tengah Tempat Makan

Logika aja ya. Jika makanan kucing di taruh di pinggir maka si kucing akan kesusahan untuk memakan.

Namun bila di letakkan di tengah, kan enak muka si kucing bisa masuk ke tempat makan tersebut.

4. Sedikit Demi Sedikit

Supaya makan cepat habis dan tidak ada sisah. Ada baiknya jika memberikan makan sedikit demi sekit. Sehingga kucing gampang lapar da cepat kenyang.

Harga Kucing Persia

Nah di bawah ini merupakan daftar harga kucing persia terbaru yang sudah di rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

1. Kucing Persia Asli

Umur               Vaksin                    Harga
         2-3    bulan Belum Divaksin Rp 5.000.000-6.000.000
         2-3    bulan Sudah Divaksin Rp 7.000.000-8.000.000
         6       bulan Belum Divaksin Rp 10.000-11.000.000
         6        bulan Sudah Divaksin Rp 13.000.000-16.000.000

2. kucing Persia Medium Asli

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 2.000.000-Rp 3.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 4.000.000-Rp 5.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 6.000.000-Rp 7.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 8.000.000-Rp 9.000.000

3. Kucing Persia Peaknose Asli

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 6.000.000-Rp 7.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 8.000.000- Rp 9.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 10.000.000-Rp 11.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 12.000.000-Rp 13.000.000

4. Kucing Persia Flatnose Asli

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 5.000.000-6.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 7.000.000-Rp 8.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 9.000.000-Rp 10.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 11.000.000-Rp 12.000.000

5. Kucing Persia Himalaya Asli

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 3.000.000-Rp 4.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 5.000.000- Rp 6.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 7.000.000-Rp 8.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 9.000.000-Rp 10.000.000

6. Kucing Persia Anakan dengan Kucing Lokal

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 250.000- Rp 300.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 350.000 – Rp 400.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 500.000- Rp 600.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 600.000 -Rp 700.000

7. Kucing Persia Anakan dengan Kucing Anggora

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp 650.000- Rp 750.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp 950.000 – Rp 1.100.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp 1.00.000- Rp 1.700.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp 2.100.000 -Rp 2.200.000

Nah itulah ulasan mengenai kucing persia, jika ada informasi terbaru akan kami update secepatnya ya . Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar